Undang-Undang Nomor. 43 tahun 2009, tentang Kearsipan

PENTINGNYA ARSIP DALAM MENGEMBAN TUGAS DI ERA GLOBALISASI DAN TRANSPARANSI

(Undang-Undang Nomor. 43 tahun 2009, tentang Kearsipan)

PENDAHULUAN.

uu arsipDalam menghadapi tantangan globalisasi sekaligus mendukung terwujudnya penyelenggaraan pemerintahan yang baik dan bersih, serta peningkatan kualitas pelayanan publik, penyelenggaraan kearsipan di lembaga pemerintahan daerah, lembaga pendidikan, perusahaan, organisasi politik organisasi kemasyarakatan, dan perseorangan harus dilakukan dalam suatu sistem penyelenggaraan kearsipan yang komprehensif dan terpadu. Sementara disisi lain ketentuan dan pengaturan yang berkaitan dengan penyelenggaraan kearsipan masih bersifat parsial dan tersebar dalam berbagai peraturan perundang-undangan sehingga perlu diatur secara komprehensif dalam suatu undang-undang tersendiri.

Penyelenggaraan kearsipan dari tingkat pusat sampai daerah, lebih-lebih di tingkat desa/Kelurahan saat ini pada dasarnya belum bersifat terpadu, sistemik, dan komprehensif yang semuanya tidak terlepas dari pemahaman dan pemaknaan umum terhadap arsip yang masih terbatas dan sempit oleh berbagai kalangan, sehingga peran Kantor Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Kabupaten Jembrana yang keberadaannya belum cukup 2 (dua) tahun, sementara masih belum begitu dianggap penting disemua kalangan, termasuk di kalangan penyelenggara negara. Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1971 tentang Ketentuan-Ketentuan Pokok Kearsipan dipandang perlu disesuaikan dengan perkembangan dan kebutuhan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara yang dipengaruhi oleh perkembangan tantangan nasional dan global serta perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK), maka pada tahun 2009 Indonesia baru memiliki Undang-Undang Kearsipan yang mampu menyesuaikan dengan perkembangan di era globalisasi dan transparansi, yakni Undang-Undang No. 43 tahun 2009, tentang Kearsipan. Baca lebih lanjut

Tahukah Anda?

  1. niagara1Pagi Hari Pada Tanggal 29 Maret 1948 Merupakan Hari Istimewa. Para Turis Yang Mengunjungi Air Terjun Niagara Di Perbatasan Amerika-Kanada Terheran-heran Saat Air Terjun Itu Berhenti Mengalir. Mereka Menyaksikan Air Terjun Itu Mengering, Cuma Menyisakan Bebatuan Dengan Beberapa Genangan Air Di Dasar Aliran Sungai. Apa Yang Membuat Niagara Mengering? Angin Kencang Dan Bongkahan Besar Es Rupanya Telah Memblokir Aliran Danau Erie Yang Menjadi Sumber Air Terjun Niagara, Sehingga Air Terjun Tersebut Menjadi “lenyap”. Kira-kira Tiga Puluh Jam Setelah Niagara Berhenti Mengalir, Bongkahan Es Tadi Pecah, Dan Selanjutnya Aliran Kencang Air Kembali Mengalir, Dan Air Terjun Niagara Kembali Menggemuruh, Hingga Saat Ini.
  2. tennisPernahkah Anda Perhatikan Mengapa Pada Pertandingan Tennis Atau Badminton Internasional Angka Nol Selalu Disebut Dengan “love”? Penggunaan “love” Untuk Menunjuk Angka Nol, Ternyata Berasal Dari Waktu Lampau Saat Olah Raga Tennis Berkembang Di Negara Perancis. Bagi Para Penonton Perancis, Angka 0 Terlihat Seperti Telur, Sehingga Mereka Menyebutnya Dengan “l’oeuf” Untuk Menunjukkan Nol. Saat Permainan Tennis Ini Menyeberang Lautan Menuju Inggris, Istilah “l’oeuf” Ini Juga Ikut Terbawa, Tapi Orang Inggris Menyebutnya Dengan Ejaan “love”. Itulah Asal Usul Olah Raga Seperti Tennis Dan Badminton Menggunakan Sebutan “love” Untuk Menyebut Nol.Informasi lebih banyak lagi dapat dibaca disini. Ada no 3-5 lagi. Baca lebih lanjut