Hidden Paradise 2 – Bono River, Riau

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Teluk Meranti merupakan sebuah kelurahan yang berada di Kecamatan Teluk Meranti Kabupaten Pelalawan Propinsi Riau. Secara geografis lokasi teluk meranti berada di bantar sungai kampar tepat di hilir / muara sungai kampar.

Sungai kampar yang secara administrasi terletak di 2 kabupaten di Propinis Riau yaitu Kabupaten Kampar dan Kabupaten Pelalawan. Untuk di wilayah kabupaten pelalawan sungai kampar menyimpan sebuah fenomena alam yang sangat menakjubkan yang masyarakat biasa meyebutnya dengan “Bono”!

Bono atau gelombang bono ini merupakan sebuah legenda hidup untuk masyarakat yang tinggal di sepanjang sungai kampar khususnya di bagian muara sungai kampar. Karena gelombang bono ini bisa menghasilkan ombak besar yang sangat mematikan. Menurut cerita orang dulu, gelombang bono ini dapat membentuk 7 (tujuh) ombak besar yang sangat menakutkan. Ketika itu pada zaman penjajahan belanda, akses transportasi mereka sering terganggu karena adanya gelombang bono ini.

Sehingga pada suatu saat sang komandan memberikan arahan untuk menembak gelombang bono. Dan entah denga “ajian” apa salah satu ombak besar tersebut setelah ditembak oleh Belanda sampai sekarang tidak pernah muncul lagi. Sehingga gulungan gelombang yang ada saat ini hanya tinggal 6 (enam) saja.

Mengetahui dahsyatnya gelombang bono di sungai kampar ini, mengundang para peselancar untuk bisa berselancar diatas gelombang bono ini. Dan hanya ada satu-satunya di Indonesia daerah atau kawasan yang bisa berselancar di gelombang atau ombak sungai hanya ada di Sungai Kampar Kabupaten Pelalawan Riau. Bahkan selevel organisasi RIP CUROL telah mendatangkan para peselancar hebat diantaranya legenda hidup surfing yaitu TOM Curren untuk berselancar dengan gelombang bono ini. Dan berhasil!!!! It is amazing.

Mengetahui tentang legenda masyarakat tentang bono, maka para peselancar menyebut gelombang bono ini dengan sebutan “SEVEN GHOST” in Sumatera Island. Ntah ada indikasi apa para peselancar ini sangat enggan menyebutkan Propinsi Riau atau kabupaten Pelalawan. Apa karena Riau dan Pelalawan tidak begitu terkenal ya? Yang dikenal hanya pulau sumatera saja! Ha ha ha…..

Bagi anda yang ingin berkunjung dan melihat atau malah berselancar dengan gelombang bono ini dapat meenmpuh beberapa jalur. Jalur pertama dengan Air Flight (Pesawat): anda harus menuju pekanbaru (Bandara Sutan Syarif Qasim II), lalu dengan menggunakan mobil sewaan atau punya family dan teman bisa diminta untuk dihantarkan ke Desa Teluk Meranti. Perjalanan pekanbaru – Teluk Meranti berkisar 5-6 jam perjalanan dan akan melalui Pangkalan Kerinci (ibukota Pelalawan). Sedikit informasi: seketika sampai di simpang bunut (tidak jauh , sekitar 15-30 menit dari pangkalan kerinci) anda haru ambil belokan ke kanan tepat di simpang bunut. Setelah itu sampai lah anda ke jalan lintas bono untuk menuju Teluk Meranti.

Atau ketika anda butuh informasi tentang akses transportasi ke teluk meranti, kita (River Defender) siap membantu memberikan infromasi. dan bagi anda yang ingin melihat gelombang bono ini anda harus menyewa speednya masyarakat. Karena kalau mau lihat gelombang bono tidak bisa hanya di teluk meranti saja.

Tapi yang paling penting adalah potensi wisata ini dapat bermanfaat buat masyarkat yang hidup di sekitar sungai kampar. dengan begitu juga meraka akan tetap menjaga agar sungai itu tetap lestari dan tidak tercemar. Keep Kampar River Alive! River Defender.

One thought on “Hidden Paradise 2 – Bono River, Riau”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s